Mungkin bagi sebagai besar dari kita sudah mengetahui bahwa Dinas Pendidikan Jawa Barat merupakan kantor pusat yang mengatur berjalannya proses pembelajaran bagi SMA, SMK dan sederajat. Tapi tidak banyak yang mengetahui bahwa di bangunan yang terletak di Jalan Dr. Radjiman Bandung ini ternyata menjadi sebuah wilayah bagi mereka.
Bangunan dinas pendidikan memang terbagi menjadi beberapa bangunan, mulai dari aula Ki Hajar Dewantara, Tempat Rapat, Tempat Kerja, Gym serta sebuah markas bagi anggota sebuah organisasi terbesar di Jawa Barat. Bagi mereka yang memiliki sebuah kemampuan untuk melihat pasti sudah mengetahui bahwa di dinas pendidikan tersebut beberapa letak tempat merupakan sebuah daerah atau wilayah.
Tidak dketahui pasti kenapa mereka mempunyai wilayah kekuasaan sendiri sendiri di bangunan tersebut tapi yang jelas hal itu disebabkan karena salah satu sosok yang menjadi cikal bakal terpecah nya kekuasaan di bangunan ini. Ada beberapa wilayah besar di dinas pendidikan, namun hanya 4 wilayah yang menjadi sorotan karena terlalu di hindari oleh orang orang.
Kali ini saya akan share dan berbagi pengalaman yang pernah saya rasakan saat masih menjadi pengurus di organisasi itu dan harus berurusan dengan dinas pendidikan, berikut rinciannya :
1. Bangunan Aula Ki Hajar Dewantara
Mungkin ini adalah salah satu bangunan yang selalu dilewati oleh orang orang ketika hendak sholat ke mushola/masjid yang berada di dinas pendidikan dan ketika malam hari suasana nya akan beda, dimana kalian bakal ngerasa merinding dan merasa seolah olah ada yang mengikuti kalian ketika lewat aula tersebut. Ya, itu karena ulah sosok wanita yang selalu berjalan jalan di lorong aula tersebut dan jangan lupakan Patung Ki Hajar Dewantara, di patung tersebut juga ada sosok yang selalu memperhatikan dan seolah olah kita merasa diperhatiakn dan di ikuti.
Patung Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu iconic dari dinas pendidikan dan ketika malam hari suasana nya akan berbeda ketika kita lewat kesana, seperti aura panas atau tiba tiba kita merinding, merasa kita sendiri di ikuti dan perasaan gak enak. Hal utama yang menarik bagi saya adalah Patung Ki Hajar Dewantara.
2. Bangunan di Samping Masjid dan Aula Ki Hajar Dewantara
Tidak jauh letaknya dari aula Kihande ada sebuah bangunan yang akan di kosongkan ketika malam dan suasana gelap akan menyelimuti bangunan tersebut. Di bangunan tersebut apabila kita bisa melihat, disana terdapat banyak sekali sosok sosok yang sangat beragam seperti wanita, ular dan yang lainnya.
Meskipun kita bersama teman teman kita tetapi kita akan merasakan bahwa kita hanya sendiri ketika berada di sekitar gedung tersebut dan aura negatif yang di timbulkan akan sangat terasa. Begitu juga ketika kita berada di masjid, meskipun berada di lingkungan masjid tetapi ketika kita melihat atau berjalan menuju lantai 2 maka kita akan merinding di buatnya.
3. Bangunan yang Terdapat Gamelan dan Menghadap ke Jalan Raya
Saya tidak mengetahui pasti gedung ini adalah gedung apa karena saya belum pernah memasuki gedung tersebut, namun saya bisa merasakan bahwa di gedung tersebut banyak sekali eksistensi yang diperoleh. Ada hal yang menarik yang saya rasakan ketika datang ke dinas pendidikan yaitu ketika saya melihat ada seperangkat gamelan lengkap yang terletak di depan pintu masuk, disitu saya merasakan bahwa gamelan tersebut akan berbunyi diwaktu waktu tertentu.
Dan bagi orang yang mendengarkan suara gamelan tersebut bisa dibilang beruntung karena sosok yang berada di gamelan hanya memilih milih siapa saja yang akan menjadi wadah bagi sosok tersebut untuk bisa kontak fisik dengan kita melalui suara gamelan yang kita dengar. Saya menghimbau ketika mendengar suara gamelan jangan lari ketakutan atau tidak jadi melewati gedung tersebut, berjalan saya seperti biasa dan banyak lah berdoa.
4. Bangunan yang menjadi rumah untuk sebuah organisasi.
Mungkin hal ini bakal mengejutkan kalian terutama kalian yang pernah satu organisasi dengan saya, gedung ini terletak di sebelah kiri gedung 3 (yang ada gamelan) dan di gedung ini banyak sekali aktivitas yang terjadi seperti wc yang ada dibawah tangga, wc diatas dekat mushola atas dan sebuah bangunan kecil yang kosong di samping markas organisasi. Kali ini disini saya akan membahas markas organisasi dan bangunan kecil disampingnya.
Markas organisasi yang ada di gedung dinas pendidikan merupakan rumah kedua bagi sebuah organisasi pelajar terbesar di Jawa Barat dan saya sangat beruntung bisa menjadi bagian organisasi tersebut. Markas itu sering kali dijadikan tempat berkumpul dan termpat pelarian bagi pengurus dan anggota aktif organisasi karena apabila tidak ada kegiatan penting, pasti bangunan tersebut akan dipakai untuk berkumpul dan menginap oleh anggota dan pengurus. Namun, siapa sangka ternyata dibalik ramainya bangunan tersebut ada hal yang tidak diketahui yaitu kamar kecil yang ada di dalam markas.
Kamar kecil yang sering dijadikan "Privacy Room" dan hanya orang orang "emas" saja yang bisa menggunakan kamar tersebut ternyata menyimpan sebuah hal yang luar biasa yaitu dikamar itu ada sosok anak kecil yang bersembunyi di bawah meja yang terdapat di kamar itu. Dan di dapur juga ada wanita yang selalu memainkan kursi tempat empuk bagi "penguasa".
Begitu juga ketika kita di luar markas, ada sebuah bangunan yang kata adalah gudang, di gudang tersebut apabila kita bisa merasakan pasti akan ada suatu aktivitas yang tidka bisa dirasakan dan dilihat oleh orang orang biasa, namun ketika makin malam aktivitas yang dilakukan di gudang tersebut akan sangat ramai dan membuat kita merinding ketika akan turun ke tangga menuju lantai 1.
Kamar mandi dan mushola di belakang markas. Dua bangunan ini menjadi salah satu yang dihindari oleh orang orang disana karena meskipun niat untuk beribadah dan buang air namun sensasi kengerian akan dirasakan disana, saya tidak ingin menyebutkan sosok apa saja yang ada disana, karena saya tidak ingin terjadi sesuatu.
Mungkin itu saja yang bisa saya share mengenai gedung Dinas Pendidikan Jawa Barat. Apapun itu mau percaya atau tidak itu terserah kalian dan tulisan ini saya buat bukan untuk menakut-nakuti kalian sehingga tidak ingin datang kesana, tetapi tulisan ini saya buat karena saya sangat ingin membagikan apa yang saya alami, rasakan dan lakukan. Apabila ada salah dalam penulisan baik disengaja atau tidak saya mohon maaf.
Dan bagi kalian yang ada di organisasi itu, saya memohon maaf karena terdapat kata kata yang saya kasih tanda "" buakn untuk menyinggung tetapi itu adalah hal hal yang menjadi uneg-unge "mereka" penghuni di sana.
Sekali lagi apabila saya ada kesalahan dan membuat kalian salah paham atas tulisan ini, saya mohon maaf dan segera sampaikan kepada saya. Terima Kasih.
Saturday, March 21, 2020
Monday, March 16, 2020
D' Fashion, Toko yang Menyimpan Sejuta Cerita
Mungkin bagi kalian warga Bandung pasti tahu dengan salah satu toko tekstil terbaik di kota Bandung saat itu, yaitu D' Fashion. Toko yang terletak di Simpang Tiga Jalan Ahmad Yani Malabar (Kosambi) Bandung menjadikan nya sebagai toko kain tekstil terbesar dan terbaik di seluruh Jawa Barat khususnya daerah Bandung karena di toko ini banyak kain kain mahal yang di jual bahkan ada salah satu kain termahal yaitu kain yang berasal dari Eropa.
Namun, kejadian nahas melanda toko ini tepat pada Rabu 26/07/2017 pukul 01.00 Dini Hari, toko ini dilanda sebuah kebakaran hebat yang mengakibatkan tidak ada nya kain yang tersisa di toko tersebut. Tidak lama setelah kejadian kebakaran hebat itu toko ini kembali dilanda kebarakan pada Senin 21/10/2019 hanya berselang beberapa tahun saja sejak kebakaran pertama terjadi di toko ini.
Kini, toko ini tidak terpakai dan dibiarkan kosong begitu saja dengan menyisakan patung patung manekin dan beberapa kain yang berceceran di dalam toko tersebut yang telah hangus terbakar. Kini toko De' Fashion telah berpindah ke LLRE Martadinata St No.26, Citarum, Bandung Wetan, Bandung City, West Java 40115.
Semenjak kejadian itu, nuansa seram dan mencengkam melanda toko tekstil terbaik di kota bandung dan bagi siapa pun yang melewati kawasan toko pasti akan merasakan hal yang mencengkam ketika melihatnya. Tetapi bagi saya hal itu adalah hal yang sangat luar biasa dan saya menjadikan toko ini sebagai bahan referensi untuk kalian yang ingin menjelajahi bangunan kosong yang ditinggalkan akibat kebakaran.
Di toko ini saya melihat ada sesuatu yang sangat menjadi perhatian saya yaitu ketika saya atau kalian yang melewatinya sempat melihat ke bangunan itu terdapat ruangan yang benar benar habis dilahap oleh jago merah, di tempat itu saya melihat ada seorang wanita yang seperti nya bukan korban dari kebakaran (karena tidak ada korban dalam kejadian dua kali kebakaran) namun wanita tersebut adalah korban kecelakaan kereta api yang terletak tidak jauh dari toko tersebut. Wanita tersebut sangat menyukai tempat itu dan menjadikan patung patung manekin sebagai teman.
Selanjutnya di bagian kanan yang terbakar pula, saya melihat banyak sekali makhluk makhluk yang sebeneranya bukan asli dari daerah itu, mereka datang karena mereka menyukai bangunan De' Fashion. Di bagian kanan ada sesosok wanita yang selalu menatap keluar dengan tatapan yang mengisyaratkan bahwa dia sedang sedih.
Di bagian bawah pula terdapat beberapa patung manekin yang masih rapih di pajang di area tersebut, yang saya lihat adalah patung patung tersebut sudah dirasuki oleh beberapa makhluk yang ingin mencari kedamaian.
Sama seperti bangunan bangunan lain di bangunan bekas toko D' Fashion ini terdapat penguasa yang harus dipatuhi oleh setiap mahkluk yang ada disana, saya melihat sosok tinggi (melebihi gedung tersebut) dengan badan besar berbulu lebat serta mata merah menyala, diketahui bahwa sosok tersebut adalah penguasa yang menghuni kawasan dan siapapun mereka akan takut ketika melihatnya.
Bangunan ini sangat cocok dijadikan sebagai ajang uji nyali karena eksistensi mereka ketika malam hari sungguh luar biasa dan itu sangat bagus untuk kalian yang ingin berinteraksi dengan mereka. Tetapi, jangan pernah sesekali untu kalian menelusuri bagian belakang bangunan tersebut karena bisa saja kalian terperangkap atau terjebak dikarena konstur bangunan yang sudah rapuh di makan api saat kebakaran serta di kawasan bangunan belakang itu lah penguasa D' Fashion berada.
Itu lah sepenggal cerita mengenai bangunan bekas toko tekstil terbaik yang pernah dimiliki oleh Bandung. Untuk kalian yang mempunyai saran tempat, silahkan komentar di bawah dan jangan lupa bagian cerita ini kepada teman teman, keluarga serta siapapun itu. Terima Kasih.
Namun, kejadian nahas melanda toko ini tepat pada Rabu 26/07/2017 pukul 01.00 Dini Hari, toko ini dilanda sebuah kebakaran hebat yang mengakibatkan tidak ada nya kain yang tersisa di toko tersebut. Tidak lama setelah kejadian kebakaran hebat itu toko ini kembali dilanda kebarakan pada Senin 21/10/2019 hanya berselang beberapa tahun saja sejak kebakaran pertama terjadi di toko ini.
Kini, toko ini tidak terpakai dan dibiarkan kosong begitu saja dengan menyisakan patung patung manekin dan beberapa kain yang berceceran di dalam toko tersebut yang telah hangus terbakar. Kini toko De' Fashion telah berpindah ke LLRE Martadinata St No.26, Citarum, Bandung Wetan, Bandung City, West Java 40115.
Semenjak kejadian itu, nuansa seram dan mencengkam melanda toko tekstil terbaik di kota bandung dan bagi siapa pun yang melewati kawasan toko pasti akan merasakan hal yang mencengkam ketika melihatnya. Tetapi bagi saya hal itu adalah hal yang sangat luar biasa dan saya menjadikan toko ini sebagai bahan referensi untuk kalian yang ingin menjelajahi bangunan kosong yang ditinggalkan akibat kebakaran.
Di toko ini saya melihat ada sesuatu yang sangat menjadi perhatian saya yaitu ketika saya atau kalian yang melewatinya sempat melihat ke bangunan itu terdapat ruangan yang benar benar habis dilahap oleh jago merah, di tempat itu saya melihat ada seorang wanita yang seperti nya bukan korban dari kebakaran (karena tidak ada korban dalam kejadian dua kali kebakaran) namun wanita tersebut adalah korban kecelakaan kereta api yang terletak tidak jauh dari toko tersebut. Wanita tersebut sangat menyukai tempat itu dan menjadikan patung patung manekin sebagai teman.
Selanjutnya di bagian kanan yang terbakar pula, saya melihat banyak sekali makhluk makhluk yang sebeneranya bukan asli dari daerah itu, mereka datang karena mereka menyukai bangunan De' Fashion. Di bagian kanan ada sesosok wanita yang selalu menatap keluar dengan tatapan yang mengisyaratkan bahwa dia sedang sedih.
Di bagian bawah pula terdapat beberapa patung manekin yang masih rapih di pajang di area tersebut, yang saya lihat adalah patung patung tersebut sudah dirasuki oleh beberapa makhluk yang ingin mencari kedamaian.
Sama seperti bangunan bangunan lain di bangunan bekas toko D' Fashion ini terdapat penguasa yang harus dipatuhi oleh setiap mahkluk yang ada disana, saya melihat sosok tinggi (melebihi gedung tersebut) dengan badan besar berbulu lebat serta mata merah menyala, diketahui bahwa sosok tersebut adalah penguasa yang menghuni kawasan dan siapapun mereka akan takut ketika melihatnya.
Bangunan ini sangat cocok dijadikan sebagai ajang uji nyali karena eksistensi mereka ketika malam hari sungguh luar biasa dan itu sangat bagus untuk kalian yang ingin berinteraksi dengan mereka. Tetapi, jangan pernah sesekali untu kalian menelusuri bagian belakang bangunan tersebut karena bisa saja kalian terperangkap atau terjebak dikarena konstur bangunan yang sudah rapuh di makan api saat kebakaran serta di kawasan bangunan belakang itu lah penguasa D' Fashion berada.
Itu lah sepenggal cerita mengenai bangunan bekas toko tekstil terbaik yang pernah dimiliki oleh Bandung. Untuk kalian yang mempunyai saran tempat, silahkan komentar di bawah dan jangan lupa bagian cerita ini kepada teman teman, keluarga serta siapapun itu. Terima Kasih.
Saturday, March 14, 2020
Misteri di Balik Patung sang Pastur Verbraak di Taman Maluku, Bandung
Bagi masyarakat Bandung, ada nya sebuah taman menjadi sebuah icon disuatu tempat di sekitar Bandung, seperti Taman Lansia, Taman Lalu Lintas dan taman taman lainnya. Namun bagi para pecinta mistis ada sebuah taman yang sangat cocok untuk di uji kelayakannya sebagai taman terseram di Bandung.
Mungkin, bagi kalian yang udah stay di Bandung selama lebih dari 10 tahun, pasti kalian tau nya Taman Maluku itu adalah sarang atau tempat perkumpulan para baby baby manjah alemong yang selalu mangkal disitu, tapi ternyata di balik keseraman baby baby manjah ada sebuah tempat di sekitar Taman Maluku yang mempunyai daya tarik yang luar biasa, tidak kalah seramnya dengan baby baby manjahh itu.
Patung seorang Pastur yang bernama Pastur Verbraak yang sebenarnya bukan asli warga Bandung. Verbraak adalah seorang pastur kelahiran Belanda, 28 Maret 1835 dan meninggal pada 1918. Sebagai penghargaan atas jasa Verbraak akhirnya pemerintah kota Bandung mendirikan sebuah monumen/patung untuk dirinya pada tahun 1922 dan patung tersebut berdiri menghadap sebuah jalan yang bernama Jalan Seram dan disamping sebuah komplek militer.
Keangkeran dari Taman ini adalah karena suasan malam hari nya yang sunyi dan gelap. Cerita yang menjadi viral dari Taman ini adalah keberadaan patung sang pastur yang sering berpindah pindah tempat pada malam hari dan setiap ada yang lewat pasti akan diikuti oleh mata patung yang seakan mengikuti orang yang melewatinya.
Saya sempat melihat langsung apa yang menjadi perbincangan tersebut, di dalam patung itu ada se sosok laki laki yang selalu berbuat usil karena dirinya tidak mempunyai teman sehingga dia melakukan hal hal itu kepada patung pastur. Tidak hanya itu saja ada seorang noni Belanda yang sangat cantik dengan mengenakan gaun berwarna putih. Saya sempat bertanya kepada Noni Belanda tentang kenapa dirinya berada di tempat itu, kenapa patung tersebut bisa bergerak, ternyata oh ternyata si Noni Belanda ini adalah korban kekejaman militer Belanda karena si noni ini mencintai dan hidup bersama dengan rakyat pribumi sehingga dirinya dibawa ke taman ini dan diperkosa lalu dibunuh.
Kembali mengenai keberadaan Patung pastur yang bisa bergerak sendiri, ternyata patung tersebut sudah dirasuki oleh sosok laki laki yang tidak ingin di ungkap identitas nya karena laki laki tersebut tewas secara mengenaskan dengan tubuh yang sudah tidak lengkap dan hampir hancur. Diri nya berkata bahwa selama dirinya tidak mendapat bantuan dari masyarakat, maka dirinya akan selalu menggangu warga sekitar dengan mengendalikan patung pastur tersebut.
Ada satu kelemahan dari kedua orang ini, baik Noni Belanda maupun si laki laki ini ternyata mereka sangat takut kepada sosok Genderewo yang selalu tinggal di sebuah pohong besar di Taman tersebut.
Saya sempat melihat kembali ke belakang atau flashback bahwa ternyata sosok Genderewo ini adalah seorang manusia yang melakukan ajaran sesat dan harus menanggung akibat karena ulah diriny sendiri. Orang tersebut dahulu ingin sekali memperkaya diri dengan cara menyembelih seokor ayam dan meminum darah nya sebagai perjanjian dengan makhluk halus, tetapi ketika dirinya tidak mendapat seekor ayam maka perjanjian tersebut dianggap di langgar dan si orang ini harus menerima hukuman.
Dibalik cerita seram dari taman Maluku, ternyata taman maluku sangatlah indah ketika siang hari. Dan saya berpesan kepada semua nya yang selalu melewati Taman ini, saya harap agar selalu membaca surat surat pendek serta jangan menatap mata patung pastur tersebut.
BAGI KALIAN YANG INGIN DI UNGKAP TEMPAT TEMPAT HOROR, SILAHKAN KOMENTAR DAN BAGIKAN CERITA INI KEPADA TEMAN TEMAN PECINTA HOROR!!!
Mungkin, bagi kalian yang udah stay di Bandung selama lebih dari 10 tahun, pasti kalian tau nya Taman Maluku itu adalah sarang atau tempat perkumpulan para baby baby manjah alemong yang selalu mangkal disitu, tapi ternyata di balik keseraman baby baby manjah ada sebuah tempat di sekitar Taman Maluku yang mempunyai daya tarik yang luar biasa, tidak kalah seramnya dengan baby baby manjahh itu.
Patung seorang Pastur yang bernama Pastur Verbraak yang sebenarnya bukan asli warga Bandung. Verbraak adalah seorang pastur kelahiran Belanda, 28 Maret 1835 dan meninggal pada 1918. Sebagai penghargaan atas jasa Verbraak akhirnya pemerintah kota Bandung mendirikan sebuah monumen/patung untuk dirinya pada tahun 1922 dan patung tersebut berdiri menghadap sebuah jalan yang bernama Jalan Seram dan disamping sebuah komplek militer.
Keangkeran dari Taman ini adalah karena suasan malam hari nya yang sunyi dan gelap. Cerita yang menjadi viral dari Taman ini adalah keberadaan patung sang pastur yang sering berpindah pindah tempat pada malam hari dan setiap ada yang lewat pasti akan diikuti oleh mata patung yang seakan mengikuti orang yang melewatinya.
Saya sempat melihat langsung apa yang menjadi perbincangan tersebut, di dalam patung itu ada se sosok laki laki yang selalu berbuat usil karena dirinya tidak mempunyai teman sehingga dia melakukan hal hal itu kepada patung pastur. Tidak hanya itu saja ada seorang noni Belanda yang sangat cantik dengan mengenakan gaun berwarna putih. Saya sempat bertanya kepada Noni Belanda tentang kenapa dirinya berada di tempat itu, kenapa patung tersebut bisa bergerak, ternyata oh ternyata si Noni Belanda ini adalah korban kekejaman militer Belanda karena si noni ini mencintai dan hidup bersama dengan rakyat pribumi sehingga dirinya dibawa ke taman ini dan diperkosa lalu dibunuh.
Kembali mengenai keberadaan Patung pastur yang bisa bergerak sendiri, ternyata patung tersebut sudah dirasuki oleh sosok laki laki yang tidak ingin di ungkap identitas nya karena laki laki tersebut tewas secara mengenaskan dengan tubuh yang sudah tidak lengkap dan hampir hancur. Diri nya berkata bahwa selama dirinya tidak mendapat bantuan dari masyarakat, maka dirinya akan selalu menggangu warga sekitar dengan mengendalikan patung pastur tersebut.
Ada satu kelemahan dari kedua orang ini, baik Noni Belanda maupun si laki laki ini ternyata mereka sangat takut kepada sosok Genderewo yang selalu tinggal di sebuah pohong besar di Taman tersebut.
Saya sempat melihat kembali ke belakang atau flashback bahwa ternyata sosok Genderewo ini adalah seorang manusia yang melakukan ajaran sesat dan harus menanggung akibat karena ulah diriny sendiri. Orang tersebut dahulu ingin sekali memperkaya diri dengan cara menyembelih seokor ayam dan meminum darah nya sebagai perjanjian dengan makhluk halus, tetapi ketika dirinya tidak mendapat seekor ayam maka perjanjian tersebut dianggap di langgar dan si orang ini harus menerima hukuman.
Dibalik cerita seram dari taman Maluku, ternyata taman maluku sangatlah indah ketika siang hari. Dan saya berpesan kepada semua nya yang selalu melewati Taman ini, saya harap agar selalu membaca surat surat pendek serta jangan menatap mata patung pastur tersebut.
BAGI KALIAN YANG INGIN DI UNGKAP TEMPAT TEMPAT HOROR, SILAHKAN KOMENTAR DAN BAGIKAN CERITA INI KEPADA TEMAN TEMAN PECINTA HOROR!!!
Friday, March 13, 2020
Maria dan Perth
Apa sih yang kalian lakukan ketika kalian mendapat teman dari alam yang berbeda dan membawa kalian pergi untuk menelusuri jejak kehidupan mereka? Pasti sebagian dari kalian akan merasa ketakutan dan tidak tau apa yang harus dilakukan.
Hal itu terjadi ketika ada seorang anak yang tidak sengaja menemukan dua gadis kecil yang sedang menagis kesakitan disebuah rumah kosong. Anak tersebut menghampiri mereka dan bertanya kenapa mereka menangis. Si anak tersebut tidak mengetahui bahwa yang sedang berada bersamanya adalah dua sosok yang berasal dari alam yang berbeda dengannya, namun karena hal itu seperti nyata dan dia mengganggap bahwa mereka adalah gadis gadis yang di terlantarkan.
Anak tersebut akhirnya berteman dengan dua gadis kecil itu dan sering menemui mereka di rumah kosong setiap pagi karena tidak ingin orang lain melihat dirinya dan dua gasid kecil itu. Kedua gadis itu tidak bisa berbahsa indonesia karena mereka berasal dari Belanda. Kedua gadis itu bernama Maria dan Perth (nama disamarkan karena sampai saat ini tidak diketahui nama aslinya), gadis gadis itu harus meninggal di usia 12 tahun saat rumah mereka tidak sengaja dibakar hangus oleh para penjajah Belanda.
Maria yang saat itu tengah tertidur dan Perth yang tidak bisa menyelamatkan diri karena terkepung api harus mati di usia yang sangat lah belia.
Tepat di malam hari pada tahun 1802, sebuah kejadian yang tidak terduga datang menghampiri desa tempat mereka tinggal, banyak pribumi yang tewas dibunuh dan banyak rumah rumah yang hangus terbakar saat itu dan tidak ada yang tersisa. Ketika ada warga yang ternyata masih hidup meski sudah tertembak maka penjajah tidak akan melepaskan dan akan terus menembak warga tersebut hingga tewas dan di biarkan mayat mereka tergeletak di jalan, di dalam rumah bahkan diseluruh penjuru tempat sudah menjadi kawasan mayat mayat.
Maria yang saat itu tengah tertidur karena memang sudah malam dan Perth yang sedang menunggu kedua orang tua nya datang ke rumah tidak mengetahui kejadian itu dan mereka juga tidak mengetahui bahwa kedua orang tua nya harus mati di jalan karena di bunuh oleh penjajah.
Tiba ketika jam menunjukan pukul 20.00 atau jam 8 malam, seorang prajurit Belanda datang ke rumah dan langsung membakar rumah tersebut, Maria dan Perth yang berada di dalam rumah itu harus ikut terbakar dan tewas seketika.
Kembali lagi ke pertemuan dengan anak ini, Maria dan Perth yang ketakutan dan kesakitan terus meminta tolong kepada anak itu, namun anak itu tidak mengetahui bagaimana cara menolong nya karena dia dan dua gadis ini sudah berbeda alam. Untuk menghibur kedua gadis ini, anak tersebut selalu membuat cerita cerita lucu agar Maria dan Perth tidak selalu sedih karena kejadian itu.
Bagi anak itu, pertemuan dengan Maria dan Perth adalah sebuah pengalaman yang sangat luar biasa, selain dirinya bisa mengulang dan melakukan perjalanan ke masa lalu, dia pun bisa mendapat teman yang tidak akan meninggalkan dirinya.
Maria dan Perth saat ini telah berada di rumah sang anak dan mendapat banyak teman di rumah itu, sesekali ketika sedang bosan Maria dan Perth sering mengajak anak itu pergi menelusuri kejadian - kejadian masa lalu.
Hal itu terjadi ketika ada seorang anak yang tidak sengaja menemukan dua gadis kecil yang sedang menagis kesakitan disebuah rumah kosong. Anak tersebut menghampiri mereka dan bertanya kenapa mereka menangis. Si anak tersebut tidak mengetahui bahwa yang sedang berada bersamanya adalah dua sosok yang berasal dari alam yang berbeda dengannya, namun karena hal itu seperti nyata dan dia mengganggap bahwa mereka adalah gadis gadis yang di terlantarkan.
Pict hanya ilustrasi
Anak tersebut akhirnya berteman dengan dua gadis kecil itu dan sering menemui mereka di rumah kosong setiap pagi karena tidak ingin orang lain melihat dirinya dan dua gasid kecil itu. Kedua gadis itu tidak bisa berbahsa indonesia karena mereka berasal dari Belanda. Kedua gadis itu bernama Maria dan Perth (nama disamarkan karena sampai saat ini tidak diketahui nama aslinya), gadis gadis itu harus meninggal di usia 12 tahun saat rumah mereka tidak sengaja dibakar hangus oleh para penjajah Belanda.
Maria yang saat itu tengah tertidur dan Perth yang tidak bisa menyelamatkan diri karena terkepung api harus mati di usia yang sangat lah belia.
Tepat di malam hari pada tahun 1802, sebuah kejadian yang tidak terduga datang menghampiri desa tempat mereka tinggal, banyak pribumi yang tewas dibunuh dan banyak rumah rumah yang hangus terbakar saat itu dan tidak ada yang tersisa. Ketika ada warga yang ternyata masih hidup meski sudah tertembak maka penjajah tidak akan melepaskan dan akan terus menembak warga tersebut hingga tewas dan di biarkan mayat mereka tergeletak di jalan, di dalam rumah bahkan diseluruh penjuru tempat sudah menjadi kawasan mayat mayat.
Maria yang saat itu tengah tertidur karena memang sudah malam dan Perth yang sedang menunggu kedua orang tua nya datang ke rumah tidak mengetahui kejadian itu dan mereka juga tidak mengetahui bahwa kedua orang tua nya harus mati di jalan karena di bunuh oleh penjajah.
Tiba ketika jam menunjukan pukul 20.00 atau jam 8 malam, seorang prajurit Belanda datang ke rumah dan langsung membakar rumah tersebut, Maria dan Perth yang berada di dalam rumah itu harus ikut terbakar dan tewas seketika.
Kembali lagi ke pertemuan dengan anak ini, Maria dan Perth yang ketakutan dan kesakitan terus meminta tolong kepada anak itu, namun anak itu tidak mengetahui bagaimana cara menolong nya karena dia dan dua gadis ini sudah berbeda alam. Untuk menghibur kedua gadis ini, anak tersebut selalu membuat cerita cerita lucu agar Maria dan Perth tidak selalu sedih karena kejadian itu.
Bagi anak itu, pertemuan dengan Maria dan Perth adalah sebuah pengalaman yang sangat luar biasa, selain dirinya bisa mengulang dan melakukan perjalanan ke masa lalu, dia pun bisa mendapat teman yang tidak akan meninggalkan dirinya.
Maria dan Perth saat ini telah berada di rumah sang anak dan mendapat banyak teman di rumah itu, sesekali ketika sedang bosan Maria dan Perth sering mengajak anak itu pergi menelusuri kejadian - kejadian masa lalu.
Wednesday, March 11, 2020
Soenarti, Gadis Kecil Yang Menderita
Melihat kembali ke belakang, kejadian kejadian yang pernah terjadi pada masa penjajahan adalah sebuah kenangan pahit untuk para pelaku sejarah. Tidak bisa dihitung oleh jari berapa warga pribumi yang harus mati saat masa penjajahan dulu.
16 April 1813, Ada satu kisah yang sangat tragis saat itu yang di kisah kan kembali oleh seorang gadis kecil bernama Soenarti. Yah gadis tersebut adalah seorang pribumi yang tak berdosa yang harus menjadi korban kekejaman penjajahan Belanda saat itu. Mungkin karena Soenarti merupakan anak hasil hubungan antara pribumi dan prajurit Belanda.
Terpintas dipikiran bahwa saat itu hubungan antara pribumi dan penjajah merupakan salah satu tidakan yang dilarang, siapapun orang nya akan segera di bunuh tanpa berpikir. Nasib Soenarti yang saat itu berumur sekitar 10 tahun sangat menyayat hati karena dirinya harus kabur dari pembunuhan yang dilakukan oleh Belanda. Saat itu Soenarti harus melihat kedua orang tua nya tewas dan rumah dirinya pun ikut dibakar beserta kedua orang tua nya. Soenarti yang berhasil kabur tidak bisa bernafas dengan lega, tidak lama kemudian Belanda pun menemukan Soenarti di sebuah rumah/gubuk tua dan saat itu Soenarti yang ketakutan melihat kekejaman Belanda hanya bisa menangis.
Tidak lama kemudian sebuah peluru mengenai leher Soenarti dan dalam keadaan yang sudah tidak bisa bertahan lama, pihak Belanda pun membunuh Soenarti dengan menembak sekali lagi di arah kepala bagian belakang Soenarti. Dan akhirnya Soenarti pun tewas dengan 2 kali tembakan pada leher dan kepala nya.
Sejak saat itu Soenarti berdiam diri di rumah tersebut dan tidak pernah keluar karena ketakutan, sampai akhirnya Soenarti bertemu dengan anak yang bisa menerima dirinya walau dirinya bersimpah darah dan sudah terlihat agak menakutkan. Menjalin sebuah persahabtan dengan mereka adalah salah satu cara agar kita memahami sebuah sejarah dan tidak melupakan mereka yang rela mengorbankan nyawa nya demi Indonesia saat ini.
16 April 1813, Ada satu kisah yang sangat tragis saat itu yang di kisah kan kembali oleh seorang gadis kecil bernama Soenarti. Yah gadis tersebut adalah seorang pribumi yang tak berdosa yang harus menjadi korban kekejaman penjajahan Belanda saat itu. Mungkin karena Soenarti merupakan anak hasil hubungan antara pribumi dan prajurit Belanda.
Gambar Hanya Ilustrasi
Terpintas dipikiran bahwa saat itu hubungan antara pribumi dan penjajah merupakan salah satu tidakan yang dilarang, siapapun orang nya akan segera di bunuh tanpa berpikir. Nasib Soenarti yang saat itu berumur sekitar 10 tahun sangat menyayat hati karena dirinya harus kabur dari pembunuhan yang dilakukan oleh Belanda. Saat itu Soenarti harus melihat kedua orang tua nya tewas dan rumah dirinya pun ikut dibakar beserta kedua orang tua nya. Soenarti yang berhasil kabur tidak bisa bernafas dengan lega, tidak lama kemudian Belanda pun menemukan Soenarti di sebuah rumah/gubuk tua dan saat itu Soenarti yang ketakutan melihat kekejaman Belanda hanya bisa menangis.
Tidak lama kemudian sebuah peluru mengenai leher Soenarti dan dalam keadaan yang sudah tidak bisa bertahan lama, pihak Belanda pun membunuh Soenarti dengan menembak sekali lagi di arah kepala bagian belakang Soenarti. Dan akhirnya Soenarti pun tewas dengan 2 kali tembakan pada leher dan kepala nya.
Sejak saat itu Soenarti berdiam diri di rumah tersebut dan tidak pernah keluar karena ketakutan, sampai akhirnya Soenarti bertemu dengan anak yang bisa menerima dirinya walau dirinya bersimpah darah dan sudah terlihat agak menakutkan. Menjalin sebuah persahabtan dengan mereka adalah salah satu cara agar kita memahami sebuah sejarah dan tidak melupakan mereka yang rela mengorbankan nyawa nya demi Indonesia saat ini.
Hari Itu.... Terlihat Sangat Jelas
Mungkin, untuk sebagian besar orang mereka tidak ingin kehidupan mereka terganggu, terlebih lagi jika mereka dapat melihat sesuatu yang sebenarnya dan seharusnya tidak terlihat oleh manusia. Begitu juga dengan apa yang terjadi saat itu...
Kejadian yang menimpa seorang anak kecil yang sedang mencoba untuk belajar. Anak tersebut memberanikan diri untuk menaiki tangga yang saat itu sebenarnya tidak harus di coba oleh anak kecil berusia 4 tahun. Namun, dirinya terus menaiki tangga tersebut dan sampai akhirnya sesuatu terjadi, anak itu harus terjatuh dan harus mendapat jahitan pada pelipis sebelah kiri matanya. Dan sejak saat itu lah semua TERLIHAT SANGAT JELAS!!!
Hari demi hari anak tersebut lewati di sebuah rumah sakit dan saat tersadar, sesuatu yang seharusnya tidak di lihat olah anak kecil bahkan oleh siapapun akhirnya datang tanpa henti.
Menangis... Menangis... Dan Menangis... Siapa pun pasti akan melakukan hal itu bukan? Ya, begitu juga dengan anak kecil tersebut, dirinya menangis tanpa henti karena selalu dan selalu melihat kejadian atau sosok yang terlihat nyata bagi dirinya, namun dianggap aneh oleh orang lain.
Hari demi hari pun akhirnya dia lewati sampai akhirnya dia bisa menerima hal itu dan mencoba untuk bersahabat. Dan tanpa waktu yang lama akhirnya anak tersebut sudah bersahabat dan menerima hal hal yang tidak bisa dipikirkan oleh orang dewasa.
Seiring berjalannya waktu, anak tersebut tumbuh dan menjadi sosok remaja yang tidak mempunyai teman, bahkan bagi dirinya berteman dengan teman sebaya nya bukan hal yang wajar tetapi berteman dengan sosok sosok yang menemani dirinya itu lah hal yang wajar.
Mencoba menutupi semua nya dan mencoba berpura-pura berteman dengan yang lain tanpa ada kecurigaan sedikit pun. Sampai akhirnya saat itu dirnya menjadi terbuka akan kondisi dia yang bisa melihat apa yang tidak bisa di lihat oleh yang lain.
Sampai sekarang, dengan keadaan dirinya seperti itu, dia menjadi bahagia dan hanya "mereka" lah yang menjadi teman terbaik dan selalu ada bersamanya.
Kejadian yang menimpa seorang anak kecil yang sedang mencoba untuk belajar. Anak tersebut memberanikan diri untuk menaiki tangga yang saat itu sebenarnya tidak harus di coba oleh anak kecil berusia 4 tahun. Namun, dirinya terus menaiki tangga tersebut dan sampai akhirnya sesuatu terjadi, anak itu harus terjatuh dan harus mendapat jahitan pada pelipis sebelah kiri matanya. Dan sejak saat itu lah semua TERLIHAT SANGAT JELAS!!!
Hari demi hari anak tersebut lewati di sebuah rumah sakit dan saat tersadar, sesuatu yang seharusnya tidak di lihat olah anak kecil bahkan oleh siapapun akhirnya datang tanpa henti.
Menangis... Menangis... Dan Menangis... Siapa pun pasti akan melakukan hal itu bukan? Ya, begitu juga dengan anak kecil tersebut, dirinya menangis tanpa henti karena selalu dan selalu melihat kejadian atau sosok yang terlihat nyata bagi dirinya, namun dianggap aneh oleh orang lain.
Hari demi hari pun akhirnya dia lewati sampai akhirnya dia bisa menerima hal itu dan mencoba untuk bersahabat. Dan tanpa waktu yang lama akhirnya anak tersebut sudah bersahabat dan menerima hal hal yang tidak bisa dipikirkan oleh orang dewasa.
Seiring berjalannya waktu, anak tersebut tumbuh dan menjadi sosok remaja yang tidak mempunyai teman, bahkan bagi dirinya berteman dengan teman sebaya nya bukan hal yang wajar tetapi berteman dengan sosok sosok yang menemani dirinya itu lah hal yang wajar.
Mencoba menutupi semua nya dan mencoba berpura-pura berteman dengan yang lain tanpa ada kecurigaan sedikit pun. Sampai akhirnya saat itu dirnya menjadi terbuka akan kondisi dia yang bisa melihat apa yang tidak bisa di lihat oleh yang lain.
Sampai sekarang, dengan keadaan dirinya seperti itu, dia menjadi bahagia dan hanya "mereka" lah yang menjadi teman terbaik dan selalu ada bersamanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






