Mungkin bagi sebagai besar dari kita sudah mengetahui bahwa Dinas Pendidikan Jawa Barat merupakan kantor pusat yang mengatur berjalannya proses pembelajaran bagi SMA, SMK dan sederajat. Tapi tidak banyak yang mengetahui bahwa di bangunan yang terletak di Jalan Dr. Radjiman Bandung ini ternyata menjadi sebuah wilayah bagi mereka.
Bangunan dinas pendidikan memang terbagi menjadi beberapa bangunan, mulai dari aula Ki Hajar Dewantara, Tempat Rapat, Tempat Kerja, Gym serta sebuah markas bagi anggota sebuah organisasi terbesar di Jawa Barat. Bagi mereka yang memiliki sebuah kemampuan untuk melihat pasti sudah mengetahui bahwa di dinas pendidikan tersebut beberapa letak tempat merupakan sebuah daerah atau wilayah.
Tidak dketahui pasti kenapa mereka mempunyai wilayah kekuasaan sendiri sendiri di bangunan tersebut tapi yang jelas hal itu disebabkan karena salah satu sosok yang menjadi cikal bakal terpecah nya kekuasaan di bangunan ini. Ada beberapa wilayah besar di dinas pendidikan, namun hanya 4 wilayah yang menjadi sorotan karena terlalu di hindari oleh orang orang.
Kali ini saya akan share dan berbagi pengalaman yang pernah saya rasakan saat masih menjadi pengurus di organisasi itu dan harus berurusan dengan dinas pendidikan, berikut rinciannya :
1. Bangunan Aula Ki Hajar Dewantara
Mungkin ini adalah salah satu bangunan yang selalu dilewati oleh orang orang ketika hendak sholat ke mushola/masjid yang berada di dinas pendidikan dan ketika malam hari suasana nya akan beda, dimana kalian bakal ngerasa merinding dan merasa seolah olah ada yang mengikuti kalian ketika lewat aula tersebut. Ya, itu karena ulah sosok wanita yang selalu berjalan jalan di lorong aula tersebut dan jangan lupakan Patung Ki Hajar Dewantara, di patung tersebut juga ada sosok yang selalu memperhatikan dan seolah olah kita merasa diperhatiakn dan di ikuti.
Patung Ki Hajar Dewantara merupakan salah satu iconic dari dinas pendidikan dan ketika malam hari suasana nya akan berbeda ketika kita lewat kesana, seperti aura panas atau tiba tiba kita merinding, merasa kita sendiri di ikuti dan perasaan gak enak. Hal utama yang menarik bagi saya adalah Patung Ki Hajar Dewantara.
2. Bangunan di Samping Masjid dan Aula Ki Hajar Dewantara
Tidak jauh letaknya dari aula Kihande ada sebuah bangunan yang akan di kosongkan ketika malam dan suasana gelap akan menyelimuti bangunan tersebut. Di bangunan tersebut apabila kita bisa melihat, disana terdapat banyak sekali sosok sosok yang sangat beragam seperti wanita, ular dan yang lainnya.
Meskipun kita bersama teman teman kita tetapi kita akan merasakan bahwa kita hanya sendiri ketika berada di sekitar gedung tersebut dan aura negatif yang di timbulkan akan sangat terasa. Begitu juga ketika kita berada di masjid, meskipun berada di lingkungan masjid tetapi ketika kita melihat atau berjalan menuju lantai 2 maka kita akan merinding di buatnya.
3. Bangunan yang Terdapat Gamelan dan Menghadap ke Jalan Raya
Saya tidak mengetahui pasti gedung ini adalah gedung apa karena saya belum pernah memasuki gedung tersebut, namun saya bisa merasakan bahwa di gedung tersebut banyak sekali eksistensi yang diperoleh. Ada hal yang menarik yang saya rasakan ketika datang ke dinas pendidikan yaitu ketika saya melihat ada seperangkat gamelan lengkap yang terletak di depan pintu masuk, disitu saya merasakan bahwa gamelan tersebut akan berbunyi diwaktu waktu tertentu.
Dan bagi orang yang mendengarkan suara gamelan tersebut bisa dibilang beruntung karena sosok yang berada di gamelan hanya memilih milih siapa saja yang akan menjadi wadah bagi sosok tersebut untuk bisa kontak fisik dengan kita melalui suara gamelan yang kita dengar. Saya menghimbau ketika mendengar suara gamelan jangan lari ketakutan atau tidak jadi melewati gedung tersebut, berjalan saya seperti biasa dan banyak lah berdoa.
4. Bangunan yang menjadi rumah untuk sebuah organisasi.
Mungkin hal ini bakal mengejutkan kalian terutama kalian yang pernah satu organisasi dengan saya, gedung ini terletak di sebelah kiri gedung 3 (yang ada gamelan) dan di gedung ini banyak sekali aktivitas yang terjadi seperti wc yang ada dibawah tangga, wc diatas dekat mushola atas dan sebuah bangunan kecil yang kosong di samping markas organisasi. Kali ini disini saya akan membahas markas organisasi dan bangunan kecil disampingnya.
Markas organisasi yang ada di gedung dinas pendidikan merupakan rumah kedua bagi sebuah organisasi pelajar terbesar di Jawa Barat dan saya sangat beruntung bisa menjadi bagian organisasi tersebut. Markas itu sering kali dijadikan tempat berkumpul dan termpat pelarian bagi pengurus dan anggota aktif organisasi karena apabila tidak ada kegiatan penting, pasti bangunan tersebut akan dipakai untuk berkumpul dan menginap oleh anggota dan pengurus. Namun, siapa sangka ternyata dibalik ramainya bangunan tersebut ada hal yang tidak diketahui yaitu kamar kecil yang ada di dalam markas.
Kamar kecil yang sering dijadikan "Privacy Room" dan hanya orang orang "emas" saja yang bisa menggunakan kamar tersebut ternyata menyimpan sebuah hal yang luar biasa yaitu dikamar itu ada sosok anak kecil yang bersembunyi di bawah meja yang terdapat di kamar itu. Dan di dapur juga ada wanita yang selalu memainkan kursi tempat empuk bagi "penguasa".
Begitu juga ketika kita di luar markas, ada sebuah bangunan yang kata adalah gudang, di gudang tersebut apabila kita bisa merasakan pasti akan ada suatu aktivitas yang tidka bisa dirasakan dan dilihat oleh orang orang biasa, namun ketika makin malam aktivitas yang dilakukan di gudang tersebut akan sangat ramai dan membuat kita merinding ketika akan turun ke tangga menuju lantai 1.
Kamar mandi dan mushola di belakang markas. Dua bangunan ini menjadi salah satu yang dihindari oleh orang orang disana karena meskipun niat untuk beribadah dan buang air namun sensasi kengerian akan dirasakan disana, saya tidak ingin menyebutkan sosok apa saja yang ada disana, karena saya tidak ingin terjadi sesuatu.
Mungkin itu saja yang bisa saya share mengenai gedung Dinas Pendidikan Jawa Barat. Apapun itu mau percaya atau tidak itu terserah kalian dan tulisan ini saya buat bukan untuk menakut-nakuti kalian sehingga tidak ingin datang kesana, tetapi tulisan ini saya buat karena saya sangat ingin membagikan apa yang saya alami, rasakan dan lakukan. Apabila ada salah dalam penulisan baik disengaja atau tidak saya mohon maaf.
Dan bagi kalian yang ada di organisasi itu, saya memohon maaf karena terdapat kata kata yang saya kasih tanda "" buakn untuk menyinggung tetapi itu adalah hal hal yang menjadi uneg-unge "mereka" penghuni di sana.
Sekali lagi apabila saya ada kesalahan dan membuat kalian salah paham atas tulisan ini, saya mohon maaf dan segera sampaikan kepada saya. Terima Kasih.

No comments:
Post a Comment